JAKARTA - Keputusan seorang atlet untuk melangkah keluar dari zona nyaman sering kali menjadi titik balik karier. Hal itulah yang kini dialami Ly Thi Luyen, pebola voli putri Vietnam dengan tinggi menjulang 1,95 meter, yang sukses mencuri perhatian di Kejuaraan Bola Voli Mongolia. Bermain bersama Hobby Ace Club, Ly Thi Luyen membawa timnya melaju ke partai final—sebuah pencapaian yang bahkan melampaui target awal klub.
Pada sore hari 27 Januari, Hobby Ace dipastikan tampil di laga puncak Kejuaraan Bola Voli Mongolia. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kontribusi signifikan Ly Thi Luyen, yang sejak kedatangannya menjadi figur sentral dalam permainan tim. Penampilannya yang konsisten dan dominan membuat kehadirannya menjadi pembeda di setiap pertandingan penting.
Sosok Unik di Voli Putri Vietnam
Ly Thi Luyen dikenal luas sebagai salah satu pemain voli putri tertinggi yang pernah dimiliki Vietnam. Dengan postur setinggi 1,95 meter, ia bahkan melampaui tinggi badan Tran Thi Thanh Thuy yang mencapai 1,93 meter. Keunggulan fisik ini menjadi modal utama dalam perannya sebagai outside hitter, posisi yang menuntut kekuatan serangan sekaligus ketahanan bermain.
Pemain berusia 25 tahun ini berasal dari Provinsi Hung Yen. Sebelum merantau ke luar negeri, ia merupakan tulang punggung klub Duc Giang Chemicals, yang berhasil menembus papan atas Kejuaraan Nasional Vietnam. Selain di level klub, Ly Thi Luyen juga memiliki pengalaman internasional bersama tim nasional Vietnam, termasuk saat berkontribusi dalam kemenangan di AVC Challenge Cup 2023.
Masa Sulit dan Keputusan Berani ke Luar Negeri
Meski memiliki rekam jejak mentereng, dua tahun terakhir menjadi periode menantang bagi Ly Thi Luyen. Performanya sempat mengalami penurunan, yang berdampak pada kegagalannya menembus skuad Vietnam untuk SEA Games ke-33. Situasi tersebut menjadi pukulan besar bagi kariernya, sekaligus pemicu untuk mengambil langkah berani.
Pada akhir 2025, Ly Thi Luyen memutuskan meninggalkan kompetisi domestik dan mencoba peruntungan di luar negeri. Pilihannya jatuh pada Kejuaraan Bola Voli Mongolia, sebuah liga yang mungkin tidak setenar liga-liga besar Asia, namun dikenal memiliki sistem profesional dan tingkat persaingan yang cukup ketat.
Hobby Ace dan Target Sederhana Awal Musim
Hobby Ace Club bukanlah tim unggulan di Mongolia. Pada awal musim, klub tersebut hanya menargetkan finis di empat besar—sebuah target realistis bagi tim papan tengah. Kehadiran Ly Thi Luyen awalnya dipandang sebagai upaya memperkuat komposisi tim, bukan sebagai jaminan menuju partai final.
Namun, realita di lapangan berkembang jauh dari perkiraan. Sejak resmi bergabung, Ly Thi Luyen langsung tampil reguler di setiap pertandingan. Ia konsisten mencetak poin-poin krusial, baik melalui spike tajam maupun permainan net yang solid. Perlahan, performa Hobby Ace meningkat dan hasil positif pun mulai berdatangan.
Performa Konsisten Jadi Pembeda
Keunggulan Ly Thi Luyen tidak hanya terletak pada tinggi badannya, tetapi juga pada pengalaman dan ketenangan bermain. Dalam setiap laga, ia mampu menjaga stabilitas permainan tim, terutama di momen-momen krusial. Kontribusinya tidak hanya terlihat dari statistik poin, tetapi juga dari dampak psikologis terhadap lawan.
Puncak penampilan gemilangnya terlihat pada semifinal pertama melawan Khuvsgul Seven Stars. Dalam laga tersebut, Ly Thi Luyen tampil dominan dan membantu Hobby Ace meraih kemenangan 3-1. Berkat performa impresifnya, ia dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan—sebuah pengakuan atas pengaruh besarnya di lapangan.
Jalan Menuju Final Kejuaraan Mongolia
Sesuai regulasi Kejuaraan Bola Voli Mongolia, babak semifinal digelar dalam format empat pertandingan. Hobby Ace berhasil memenangkan tiga di antaranya, memastikan langkah mereka ke partai final. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kontribusi Ly Thi Luyen telah melampaui ekspektasi awal klub.
Lolosnya Hobby Ace ke final juga menandai pencapaian historis bagi tim tersebut. Dari tim yang hanya dibidik finis empat besar, mereka kini berpeluang mengangkat trofi juara nasional—sebuah lompatan besar dalam satu musim kompetisi.
Final Penentuan Karier Internasional
Laga final Kejuaraan Bola Voli Mongolia dijadwalkan berlangsung pada pukul 16.00 waktu Vietnam, 27 Januari. Hobby Ace akan berhadapan dengan Mintonette Gobi VC, tim yang juga tampil konsisten sepanjang turnamen.
Bagi Ly Thi Luyen, pertandingan ini memiliki makna lebih dari sekadar perebutan gelar. Jika berhasil menang, ia akan tercatat sebagai salah satu dari sedikit pebola voli Vietnam yang berkarier di luar negeri dan mampu meraih gelar juara nasional di kompetisi asing.
Panggung Baru untuk Kebangkitan
Keberhasilan Ly Thi Luyen bersama Hobby Ace menjadi bukti bahwa keputusan hijrah ke luar negeri bukanlah langkah sia-sia. Justru, Kejuaraan Mongolia menjadi panggung baru bagi kebangkitannya setelah melewati periode sulit dalam karier.