JAKARTA - Momentum konsolidasi nasional antara pemerintah pusat dan daerah resmi dimulai dengan kehadiran langsung Presiden Prabowo Subianto di Sentul.
Didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kepala Negara membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 sebagai forum strategis penyelarasan arah kebijakan pembangunan nasional.
Presiden Dan Wakil Presiden Hadir Langsung
Presiden Prabowo Subianto tiba di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin, untuk membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026.
Kehadiran Presiden menegaskan pentingnya Rakornas sebagai wadah utama koordinasi lintas pemerintahan dalam mengawal agenda pembangunan nasional.
Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB dengan mengenakan pakaian safari cokelat dan kopiah hitam. Ia didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo menyalami para gubernur yang berada di baris depan. Setelah itu, Kepala Negara menempati kursi yang berada di atas panggung bersama jajaran Kabinet Merah Putih.
Momen tersebut mencerminkan komitmen pemerintah untuk menjaga kedekatan koordinatif antara pusat dan daerah.
Jajaran Kabinet Merah Putih Lengkap Hadir
Sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih tampak telah hadir dalam Rakornas tersebut. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Turut hadir Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Jaksa Agung ST Burhanuddin, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.
Selain itu, hadir pula Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, serta Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman.
Deretan pejabat lain yang hadir mencakup Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, serta Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.
Forum Nasional Perkuat Sinergi Pusat Daerah
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 menjadi agenda strategis pemerintah dalam mempertemukan unsur pemerintah pusat dan daerah dalam satu forum koordinasi nasional.
Forum ini dirancang untuk memperkuat sinergi kebijakan, menyelaraskan program pembangunan, serta mempercepat implementasi agenda prioritas nasional.
Selain jajaran kabinet, hadir pula Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, serta Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko.
Rakornas diperkirakan dihadiri sekitar 4.473 peserta dari seluruh Indonesia yang terdiri atas pimpinan kementerian dan lembaga, gubernur, bupati, dan wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur forum koordinasi pimpinan daerah. Skala kehadiran ini mencerminkan besarnya peran Rakornas dalam menentukan arah pelaksanaan pembangunan nasional.
Forum ini juga menjadi sarana untuk menyelaraskan kebijakan pusat dengan kebutuhan dan kondisi daerah, sehingga implementasi program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Antisipasi Dampak Lalu Lintas Sekitar Lokasi
Penyelenggaraan Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 diupayakan berjalan seiring dengan kenyamanan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Pemerintah pusat dan daerah melakukan sejumlah langkah antisipatif guna meminimalkan dampak terhadap mobilitas warga.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi potensi kemacetan lalu lintas seiring pelaksanaan Rakornas. Kehadiran ribuan peserta nasional diperkirakan meningkatkan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan menuju kawasan Sentul dan wilayah sekitarnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Kementerian Dalam Negeri bersama Pemerintah Kabupaten Bogor dan aparat terkait telah menyiapkan pengaturan lalu lintas secara terpadu. Langkah ini dilakukan agar kegiatan Rakornas dapat berlangsung lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
Dengan pengaturan tersebut, pemerintah berharap pelaksanaan Rakornas 2026 dapat berjalan tertib, aman, dan kondusif, sekaligus memperkuat koordinasi nasional antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional.