Melliza Xaviera Bersinar di Miss International 2025

Jumat, 28 November 2025 | 12:06:57 WIB
Melliza Xaviera Bersinar di Miss International 2025

JAKARTA - Alih-alih menyoroti hasil kontes secara langsung, dinamika emosional dan perjalanan batin Melliza Xaviera menjadi pijakan utama dalam narasi perjalanan Miss International 2025. Ketika namanya diumumkan sebagai Runner Up 3 Miss International 2025 di Tokyo, Jepang, Melliza muncul ke panggung dengan senyum hangat yang mencerminkan rasa syukur dan ketulusan.

Dalam video yang dibagikan melalui akun Instagram Puteri Indonesia pada 27 Noember 2025, Melliza menyampaikan ungkapan terima kasih yang sarat perasaan kepada seluruh pendukungnya. “Terima kasih banyak untuk seluruh dukungannya,” ujarnya. 

Ia menambahkan, “Terima kasih untuk semua masukannya yang sudah melihat kita semua di sini. Mudah-mudahan aku bisa melanjutkan advokasi aku, The Happiness Project.”

Alih-alih berhenti pada pencapaiannya sendiri, Melliza menegaskan pentingnya dukungan publik untuk para wakil Indonesia lainnya yang masih akan bertanding. “Jangan lupa masih ada Salma dan Rinanda yang masih akan berlaga. Pokoknya dukung mereka terus, dukung kita terus, sampai nanti akan ada Puteri-Puteri Indonesia berikutnya pada 2026,” pesannya.

Momentum itu memperlihatkan sisi dirinya yang lebih luas daripada sekadar kontestan. Ia tampil sebagai perempuan muda yang memandang panggung kecantikan sebagai ruang kolaboratif dan bukan semata kompetisi.

Tantangan Pertanyaan Babak Lima Besar

Pada sesi Top 5, para finalis menghadapi pertanyaan yang sama: “Bagaimana Anda menceritakan seluruh pengalaman selama mengikuti Miss International pada keluarga dan orang-orang yang Anda sayangi?”

Melliza memulai dengan sapaan penuh hormat. “Selamat malam, Jepang.” Ia kemudian mengajak penonton pada momen awal perjalanannya ketika mengikuti audisi nasional. Ia mengingat kembali percakapan dengan sang ibu yang bertanya tentang kontes internasional impiannya. “Saat itu, saya menjawab… dan saya akan selalu menjawabnya dengan Miss International.”

Ia memberi penekanan pada nilai keaslian yang ia temukan dalam ajang ini. “Karena di Miss International, kita tidak perlu berpura-pura menjadi orang lain. Kita hanya perlu menunjukkan siapa diri saya, tapi versi terbaik dari diri saya, dan Miss International mengajari saya bahwa kita tidak perlu…”

Jawaban itu terpotong oleh pembawa acara Max Powers yang mengatakan, “Maaf, waktu Anda habis. Terima kasih.” Meski terhenti, isi jawabannya mencerminkan keyakinan kuat Melliza terhadap esensi kompetisi ini—bahwa pertumbuhan personal memiliki tempat besar di Miss International.

Sorotan pada Pemenang dan Makna Jawabannya

Mahkota Miss International 2025 akhirnya disematkan kepada Catalina Duque dari Kolombia, kemenangan keempat bagi negara tersebut setelah gelar pada tahun 1960, 1999, dan 2004. Jawaban Duque di babak yang sama turut mencuri perhatian karena kedalaman makna yang ia sampaikan.

Dengan keluarganya hadir langsung di lokasi, Duque memilih menjawab dengan tulus. Ia mengatakan bahwa perjalanannya selama berada di Jepang mengajarkannya konsep Mono no aware, yaitu apresiasi terhadap keindahan hal-hal sederhana. 

Ia menyebut bagaimana dedaunan gugur, pelukan anak-anak, dan semangkuk ramen lezat memberikan perspektif baru tentang menjalani hidup dengan mulia dan menghargai setiap momen.

Setelah menerima mahkota dari Huỳnh Thị Thanh Thủy (Vietnam), Duque menyampaikan pidato kemenangan yang menyentuh hati. Ia membungkuk kepada para finalis lain dan menyatakan bahwa Miss International adalah tentang persaudaraan.

“Kita adalah keluarga. Ini adalah kontes kecantikan paling sempurna yang pernah ada, yang membuat saya percaya bahwa kontes kecantikan masih memiliki tujuan,” katanya. Ia menutup dengan ucapan, “Gracias Colombia. Lologramos arigado!”

Pidato itu mempertegas bahwa Miss International bagi Duque bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang yang menyerukan persatuan dan nilai-nilai perempuan dari berbagai belahan dunia.

Posisi Indonesia dan Deretan Penghargaan

Di samping prestasi Melliza sebagai Runner Up 3, para peserta lain juga masuk dalam jajaran peringkat teratas. Yollanda Chimbarami dari Zimbabwe dinobatkan sebagai runner-up pertama, disusul Paola Guzmán Sanchez dari Bolivia sebagai runner-up kedua. Myrna Esguerra dari Filipina melengkapi posisi lima besar sebagai runner-up keempat.

Sebelum pengumuman finalis Top 5, sejumlah penghargaan khusus diberikan. Kenya meraih gelar Miss Sustainable Beauty, sementara Jepang memenangkan Miss Friendship. Kepulauan Cook mendapat Best in Talent, dan Republik Ceko dianugerahi Miss Elegance. 

Rusia memenangkan Miss Photogenic, sedangkan Republik Dominika membawa pulang Miss Fitness. Bangladesh pun tampil gemilang melalui penghargaan Best in Evening Gown.

Pada kategori Ratu Kontinental, Britania Raya ditetapkan sebagai Miss International Eropa, Zimbabwe sebagai Miss International Afrika, Kepulauan Turks dan Caicos sebagai Miss International Amerika, dan Makau sebagai Miss International Asia Pasifik.

Bagi Indonesia, raihan Melliza Xaviera menjadi capaian berarti yang melanjutkan jejak kuat wakil-wakil sebelumnya di Miss International. Sementara advokasinya, The Happiness Project, kembali mendapat sorotan sebagai program yang akan dilanjutkannya setelah ajang ini berakhir.

Terkini

Cara Cek Kuota Telkomsel yang Mudah dan Praktis 2025

Sabtu, 29 November 2025 | 18:35:05 WIB

Panduan Lengkap Cara Mengisi Voucher IM3 2025

Sabtu, 29 November 2025 | 18:35:05 WIB

Cara Cek Harga HP Second di Erafone: Panduan Lengkap

Sabtu, 29 November 2025 | 16:11:37 WIB

Cara Cek Resi & Cek Cargo Sociolla 2025

Sabtu, 29 November 2025 | 16:11:32 WIB