JAKARTA - Di tengah ketidakpastian pasar global dan domestik, investor Indonesia kini semakin mencari cara untuk menjaga portofolio tetap stabil sekaligus tetap berpotensi tumbuh. Salah satu opsi yang mulai banyak dilirik adalah investasi global berbasis dollar Amerika Serikat (AS).
Tak hanya menawarkan diversifikasi, investasi jenis ini juga dinilai mampu membantu investor mengelola volatilitas, terutama ketika pasar domestik mengalami gejolak.
Menyikapi kebutuhan tersebut, PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia) memperluas kerja sama distribusi dengan PT Bank DBS Indonesia.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses produk investasi global kepada nasabah DBS Indonesia. Melalui kerja sama ini, AllianzGI Indonesia menghadirkan dua produk reksa dana unggulan, yakni Reksa Dana Allianz High Dividend Global Sharia Equity Dollar Fund dan Reksa Dana Allianz USD Fixed Income Fund.
Dengan demikian, nasabah DBS Indonesia dapat memanfaatkan solusi investasi global yang dikelola secara profesional, sekaligus menambah opsi diversifikasi portofolio di tengah dinamika pasar.
Akses Investasi Global Berbasis Dollar AS untuk Investor Domestik
Melalui kolaborasi ini, AllianzGI Indonesia menghadirkan dua produk reksa dana unggulannya kepada nasabah DBS Indonesia, yakni Reksa Dana Allianz High Dividend Global Sharia Equity Dollar Fund dan Reksa Dana Allianz USD Fixed Income Fund.
President Director AllianzGI Indonesia, Aliyahdin Saugi, mengatakan kemitraan berkelanjutan dengan DBS Indonesia mencerminkan keselarasan visi dalam menghadirkan solusi investasi bernilai tambah bagi investor. “Kemitraan yang berkelanjutan dengan DBS Indonesia mencerminkan keselarasan visi kami dalam menghadirkan solusi investasi yang bernilai tambah bagi investor," kata Aliyahdin.
Aliyahdin menuturkan, dengan reputasi dan kehadiran DBS Indonesia yang kuat di pasar, pihaknya memperluas kerja sama ini melalui distribusi Reksa Dana Allianz High Dividend Global Sharia Equity Dollar Fund dan Reksa Dana Allianz USD Fixed Income Fund. “Kami berharap kolaborasi ini dapat terus mendukung kebutuhan diversifikasi dan tujuan investasi jangka panjang investor Indonesia,” tuturnya.
Pertumbuhan Reksa Dana Syariah dan Tren Diversifikasi
Di Indonesia, industri reksa dana syariah menunjukkan pertumbuhan yang semakin signifikan. Berdasarkan data Infovesta, sepanjang 2025 dana kelolaan reksa dana syariah tumbuh sekitar 74,6 persen secara tahunan.
Meski demikian, dana kelolaan secara keseluruhan tercatat relatif stagnan dengan koreksi ringan sekitar 4 persen secara tahunan atau year on year (YoY), mencerminkan sikap investor yang lebih selektif dan defensif di tengah volatilitas pasar.
Di sisi lain, minat terhadap eksposur saham syariah global tetap terjaga. Hal ini tercermin dari pertumbuhan dana kelolaan reksa dana syariah offshore yang meningkat sekitar 21 persen secara tahunan. Tren tersebut memperkuat relevansi solusi investasi syariah global dan berbasis dollar AS bagi investor di Indonesia.
Profil Produk Reksa Dana Unggulan AllianzGI
Reksa Dana Allianz High Dividend Global Sharia Equity Dollar Fund menawarkan diversifikasi eksposur terhadap saham global dengan potensi dividen serta premi risiko jangka panjang. Produk ini menerapkan prinsip syariah tanpa intervensi terhadap alokasi gaya investasi.
Sementara itu, Reksa Dana Allianz USD Fixed Income Fund berfokus pada instrumen pendapatan tetap melalui investasi pada obligasi berdenominasi dollar AS, terutama yang diterbitkan oleh pemerintah dan korporasi Indonesia, dengan porsi terbatas pada obligasi luar negeri.
Aliyahdin menjelaskan, kedua produk tersebut dihadirkan untuk menjawab kebutuhan investor akan diversifikasi portofolio yang lebih luas.
“Kedua produk reksa dana ini masing-masing hadir untuk memberikan alternatif diversifikasi portofolio untuk investor yang membutuhkan investasi saham global berbasis syariah dan pendapatan tetap berbasis dollar AS," tuturnya.
Kolaborasi Strategis untuk Nasabah DBS Indonesia
Kolaborasi ini juga sejalan dengan komitmen DBS Indonesia dalam mendampingi nasabah menavigasi bisnis dan investasi di tengah volatilitas pasar global.
Melalui pendekatan terintegrasi dan berbasis wawasan, bank tersebut menempatkan diri sebagai mitra strategis dalam pengambilan keputusan investasi nasabah.
Sementara itu, Consumer Banking Director DBS Indonesia Melfrida Gultom menekankan pentingnya strategi yang terukur dan adaptif dalam mengelola aset di tengah ketidakpastian.
“Mengelola aset di tengah ketidakpastian pasar global bukan sekadar reaktif terhadap fluktuasi, melainkan tentang menyusun strategi yang terukur dan adaptif. Melalui kemitraan strategis kami dengan Allianz Global Investors, kami menghadirkan perspektif global dan solusi investasi yang lebih terintegrasi, sehingga nasabah dapat menavigasi portofolio mereka dengan presisi dan memaksimalkan potensi jangka panjang tanpa kehilangan arah di tengah kompleksitas ekonomi yang terus berkembang,” ujar Melfrida.
Melalui kerja sama ini, AllianzGI Indonesia dan DBS Indonesia memperluas jangkauan solusi investasi global berbasis dollar AS bagi investor domestik, sekaligus mendukung kebutuhan diversifikasi portofolio di tengah dinamika pasar yang terus berubah.