Hitung Mundur! Kapan Ramadan 2026 Akan Dimulai?

Senin, 02 Februari 2026 | 09:05:12 WIB
Hitung Mundur! Kapan Ramadan 2026 Akan Dimulai?

JAKARTA - Bulan Ramadan selalu menjadi momen yang penuh makna bagi umat Muslim di seluruh dunia. 

Lebih dari sekadar menahan lapar dan dahaga, bulan suci ini merupakan waktu untuk memperdalam spiritualitas, meningkatkan ibadah, serta mempererat tali silaturahmi dengan keluarga dan sesama. 

Menjelang Ramadan 2026, banyak umat Islam mulai menyiapkan diri, baik secara fisik maupun spiritual, sambil menunggu kepastian awal bulan puasa dari pemerintah.

Persiapan ini bukan sekadar tradisi, tetapi bagian dari kesadaran akan pentingnya memanfaatkan setiap detik Ramadan. Dalam bulan ini, umat Muslim memiliki kesempatan menjalankan ibadah puasa, membaca Al-Qur’an, dan mengejar malam Lailatul Qadr yang keutamaannya disebut lebih baik daripada seribu bulan. 

Selain itu, Ramadan juga menjadi momentum introspeksi diri dan memperbaiki hubungan sosial.

Perkiraan Awal Ramadan

Berdasarkan kalender Hijriah, awal Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penentuan tanggal ini dilakukan dengan metode hisab dan pengamatan posisi bulan. 

Namun, penetapan resmi awal puasa masih menunggu sidang isbat yang digelar pemerintah melalui Kementerian Agama, sebagai acuan bagi seluruh umat Muslim di Indonesia.

Di sisi lain, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan ini mengacu pada Maklumat Muhammadiyah Nomor 01/MLM/1.1/B/2025 dan penggunaan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). 

Perbedaan satu hari antara pemerintah dan Muhammadiyah ini bukan hal baru, karena metode perhitungan dan pengamatan bulan dapat menghasilkan perbedaan dalam menentukan awal Ramadan.

Hitung Mundur Ramadan 2026

Mengacu pada Kalender Hijriah 2026 yang dirilis Kementerian Agama, 1 Ramadan 1447 H diproyeksikan dimulai pada 19 Februari 2026. Jika dihitung dari awal tahun, Senin, 2 Januari 2026, umat Islam tinggal menunggu sekitar 16 hari menuju awal puasa. 

Hitung mundur ini menjadi pengingat agar persiapan menjelang Ramadan bisa dilakukan lebih matang, baik dari sisi kesehatan maupun kesiapan spiritual.

Persiapan fisik mencakup menjaga pola makan, meningkatkan stamina, dan memastikan tubuh mampu menahan lapar dan dahaga selama puasa. Sementara dari sisi spiritual, umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, berdoa, dan memperbanyak sedekah. 

Dengan begitu, saat Ramadan tiba, ibadah dapat dijalankan secara maksimal, dan bulan penuh keberkahan ini dapat dimanfaatkan secara optimal.

Pentingnya Menunggu Keputusan Resmi

Meskipun berbagai perkiraan dan penetapan dari organisasi keagamaan telah diumumkan, umat Islam di Indonesia tetap diimbau untuk menunggu keputusan resmi pemerintah terkait awal Ramadan 2026. 

Sidang isbat akan mengumumkan hasil rukyatul hilal (pengamatan bulan) yang menjadi acuan resmi bagi seluruh masyarakat.

Menunggu keputusan resmi bukan berarti hanya pasif. Umat Muslim tetap dapat melakukan persiapan, baik dari sisi fisik maupun spiritual, sehingga saat pengumuman tanggal 1 Ramadan keluar, semua sudah siap menjalani ibadah puasa. 

Kesiapan ini penting agar ibadah puasa tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga sarana memperkuat keimanan dan meningkatkan kualitas ibadah secara keseluruhan.

Ramadan Sebagai Momentum Spiritual

Lebih dari sekadar kewajiban, Ramadan menjadi bulan yang sarat keutamaan. Al-Qur’an pertama kali diturunkan pada bulan ini, pintu ampunan dan rahmat dibuka selebar-lebarnya, serta terdapat malam Lailatul Qadr yang memiliki keutamaan luar biasa. 

Bagi umat Muslim, Ramadan juga merupakan momen untuk introspeksi diri, memperbaiki akhlak, dan memperkuat hubungan dengan keluarga serta masyarakat sekitar.

Dengan menyadari makna mendalam bulan Ramadan, persiapan menjelang puasa bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya memaksimalkan keberkahan bulan suci ini. 

Mengatur jadwal ibadah, menjaga kesehatan, dan menyiapkan menu sahur dan berbuka dapat membantu menjalani puasa dengan lancar. Di samping itu, Ramadan juga menjadi pengingat bagi umat Muslim untuk terus meningkatkan kualitas ibadah sepanjang tahun.

Terkini