Pasar Tokenisasi Aset Mencapai Rp 423 Triliun, PINTU Menambah 10 Aset Global

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07:37 WIB
Pasar Tokenisasi Aset Mencapai Rp 423 Triliun, PINTU Menambah 10 Aset Global

JAKARTA - Pasar tokenisasi aset berbasis blockchain, atau yang dikenal dengan real world asset (RWA), semakin berkembang dengan pesat. 

Teknologi ini memungkinkan konversi berbagai jenis aset fisik, seperti saham, komoditas, dan properti, menjadi token digital yang disimpan di jaringan blockchain. 

Salah satu platform investasi kripto yang turut berperan dalam perkembangan ini adalah PT Pintu Kemana Saja (PINTU). Baru-baru ini, PINTU meluncurkan 10 tokenized assets global yang dapat diperdagangkan oleh penggunanya melalui aplikasi mereka. 

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memberikan lebih banyak pilihan bagi para investor kripto, dengan menambah variasi aset yang bisa diakses secara mudah.

PINTU mengungkapkan bahwa penambahan ini akan memperkaya pengalaman investasi pengguna dengan menyediakan aset global yang lebih beragam. 

Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad, menjelaskan bahwa selama periode Februari hingga Maret 2026, perusahaan telah berhasil melisting sepuluh aset kripto berbasis tokenisasi. 

Beberapa di antaranya adalah saham dari perusahaan global terkemuka seperti Mastercard (MAX), JPMorgan Chase (JPMX), dan PepsiCo (PEPX). 

Penambahan ini semakin memperkaya portofolio lebih dari 300 aset kripto yang dapat diperdagangkan di aplikasi PINTU, memberi kesempatan bagi investor untuk memperluas pilihan investasi mereka.

Pertumbuhan Pasar Tokenisasi yang Mendorong Diversifikasi Investasi

Tokenisasi aset memberikan keuntungan besar bagi para investor, terutama dalam hal diversifikasi portofolio. Iskandar menambahkan bahwa dengan adanya tokenisasi, investor tidak hanya bisa berfokus pada proyek berbasis kripto, tetapi juga dapat melirik berbagai aset global yang telah ditokenisasi. 

Sebagai contoh, saham-saham dari perusahaan besar, Exchange Traded Funds (ETF), hingga komoditas seperti emas dan perak kini tersedia dalam bentuk token yang dapat diperdagangkan secara langsung di aplikasi PINTU.

Kehadiran lebih dari 300 aset kripto yang dapat dipilih pengguna menjadi salah satu nilai jual utama platform ini. Tidak hanya itu, dengan semakin banyaknya pilihan tokenized asset yang ada, pengguna PINTU kini dapat melakukan diversifikasi lebih optimal, sehingga potensi keuntungan mereka bisa lebih maksimal. 

Hal ini diharapkan juga dapat menarik lebih banyak investor untuk memanfaatkan teknologi blockchain sebagai sarana investasi yang efisien dan transparan.

Proses Tokenisasi yang Memungkinkan Akses Lebih Mudah ke Aset Global

Salah satu keunggulan utama dari tokenisasi aset adalah proses yang lebih efisien dan transparan. Tokenisasi memungkinkan pemilik aset untuk mewakili hak kepemilikan mereka dalam bentuk token digital, yang kemudian disimpan di blockchain. Setiap transaksi yang dilakukan akan tercatat secara terbuka, memastikan transparansi dan mengurangi potensi kecurangan. 

Di sisi lain, penyelesaian transaksi yang dilakukan dengan blockchain lebih cepat dibandingkan dengan metode tradisional. Hal ini memungkinkan investor untuk memperoleh keuntungan lebih cepat dan mengurangi risiko kesalahan manusia dalam proses transaksi.

Menurut Iskandar, kehadiran tokenisasi aset memungkinkan investor untuk mengakses berbagai peluang investasi global tanpa hambatan geografis. Dengan menggunakan platform seperti PINTU, yang telah mempermudah perdagangan aset tokenized, siapa saja dapat berinvestasi dalam saham atau komoditas internasional hanya dengan beberapa klik. 

Oleh karena itu, tokenisasi memberikan jalan bagi investor untuk lebih mudah melakukan diversifikasi ke dalam pasar yang lebih luas dan lebih beragam.

Pasar Tokenisasi Aset Terus Berkembang

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun dari situs rwa.xyz, nilai pasar tokenisasi RWA telah mencapai 25,03 miliar dolar AS atau sekitar Rp 423 triliun. Angka ini mencerminkan potensi besar yang dimiliki sektor tokenisasi aset dalam dunia investasi. Di tengah tren ini, sejumlah ahli menilai bahwa teknologi blockchain dapat memberikan solusi atas berbagai tantangan dalam dunia investasi tradisional. 

Selain efisiensi dan transparansi, blockchain juga memungkinkan penyelesaian transaksi yang lebih cepat, yang pada akhirnya menguntungkan investor.

Pada acara konferensi Consensus Hong Kong, topik tentang tokenisasi RWA menjadi salah satu yang paling banyak dibicarakan. Gelombang pertumbuhan yang terus meningkat ini semakin didorong oleh partisipasi institusi besar, yang mulai melirik tokenisasi aset sebagai peluang investasi baru. 

Seiring berjalannya waktu, semakin banyak pelaku industri yang berinvestasi dalam teknologi blockchain untuk mempercepat adopsi tokenisasi aset, serta meningkatkan likuiditas dan aksesibilitas bagi lebih banyak investor.

Sebagai kesimpulan, pasar tokenisasi aset global terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Dengan semakin banyaknya perusahaan yang meluncurkan produk tokenized, termasuk platform-platform seperti PINTU, para investor kini dapat mengakses berbagai peluang investasi global dengan lebih mudah dan transparan. Hal ini menjadi angin segar bagi dunia investasi, terutama di pasar kripto yang terus berkembang pesat. 

Tokenisasi aset bukan hanya menawarkan diversifikasi yang lebih luas, tetapi juga memberikan cara baru yang lebih efisien untuk berinvestasi di dunia global yang semakin terhubung ini.

Terkini