Allo Bank Catatkan Laba Bersih Rp 574 Miliar di 2025

Rabu, 25 Februari 2026 | 08:48:01 WIB
Allo Bank Catatkan Laba Bersih Rp 574 Miliar di 2025

JAKARTA - PT Allo Bank Indonesia Tbk (Allo Bank) berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang sangat positif di tahun 2025. Bank ini membukukan laba bersih sebesar Rp 574 miliar, mengalami peningkatan 23% dibandingkan tahun sebelumnya. 

Kinerja operasional yang kuat juga tercermin dari pertumbuhan pendapatan operasional yang mencapai Rp 1,983 triliun, atau naik 37% secara tahunan. 

Pencapaian ini menunjukkan bahwa Allo Bank berhasil menghadapi tantangan ekonomi global yang tidak menentu dan tetap tumbuh secara berkelanjutan.

Pertumbuhan Pendapatan dan Bunga Bersih yang Menggembirakan

Pendapatan bunga bersih Allo Bank juga menunjukkan kinerja yang impresif, tumbuh sebesar 29% yoy menjadi Rp 1,441 triliun. Sementara itu, pendapatan berbasis biaya yang mencapai Rp 543 miliar juga mencatatkan kenaikan yang signifikan, tumbuh 65% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Semua pencapaian ini didorong oleh penyaluran kredit yang terus berkembang meskipun dalam situasi makroekonomi yang cukup menantang.

Plt. Direktur Utama Allo Bank, Ari Yanuanto Asah, menjelaskan bahwa meskipun tantangan ekonomi global masih ada, Allo Bank berhasil mencapai pertumbuhan yang kompetitif. 

Hal ini juga sejalan dengan meningkatnya basis pelanggan bank yang telah melebihi 14 juta nasabah pada akhir Desember 2025, sebuah pencapaian luar biasa yang menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital yang ditawarkan oleh bank ini.

Peningkatan Kinerja Rasio Keuangan yang Positif

Kinerja keuangan Allo Bank juga tercermin pada beberapa rasio penting, seperti Net Interest Margin (NIM), Return on Asset (ROA), dan Return on Equity (ROE). NIM tercatat sebesar 10,1%, ROA sebesar 4,9%, dan ROE sebesar 7,9%, dengan masing-masing mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Peningkatan rasio-rasio ini mencerminkan kualitas kinerja operasional yang semakin membaik dan kemampuan bank dalam menghasilkan laba yang lebih efisien dari aset dan ekuitas yang dimiliki.

"Selama tahun 2025, kami terus berusaha menjaga momentum pertumbuhan yang kami capai pada 2024 dan berhasil meningkatkan angka-angka kinerja tersebut meski dalam kondisi makroekonomi yang sulit," ujar Ari Yanuanto Asah. 

Kenaikan laba dan rasio keuangan ini menunjukkan bahwa Allo Bank memiliki fondasi yang kuat untuk terus berkembang, baik dari sisi pendapatan maupun dalam meningkatkan profitabilitas jangka panjang.

Pengelolaan Kredit dan Pendanaan yang Terjaga Stabil

Tidak hanya sukses dalam meningkatkan laba, Allo Bank juga menunjukkan kualitas kredit yang baik. Penyaluran kredit tercatat sebesar Rp 9,141 triliun pada akhir tahun 2025, dengan pertumbuhan yang sehat baik di segmen ritel maupun wholesale. 

Bank ini juga menjaga disiplin dalam kualitas pinjaman, yang tercermin dari rasio Non-Performing Loan (NPL) yang terjaga rendah, yakni sebesar 1,6% untuk Gross NPL dan 0,6% untuk Net NPL. 

Angka ini menunjukkan bahwa Allo Bank mampu menjaga tingkat kredit bermasalah tetap terkendali meskipun volume pinjaman yang disalurkan meningkat.

Di sisi pendanaan, Allo Bank juga mengalami perkembangan yang positif. Dana Pihak Ketiga (DPK) bank ini tercatat mengalami kenaikan signifikan sebesar 56% YoY, mencapai Rp 9,519 triliun. 

Peningkatan DPK ini menandakan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Allo Bank semakin meningkat, yang pada gilirannya membantu memperkuat posisi likuiditas bank.

Pencapaian Penghargaan dan Pengakuan Eksternal yang Meningkat

Allo Bank juga menerima berbagai penghargaan yang semakin menegaskan kualitas dan kredibilitas bank ini di industri. Pada ajang Strategy and Performance Execution Excellence (SPEx2®) Awards 2025, Allo Bank berhasil meraih dua penghargaan bergengsi, yakni sebagai The Best Execution Winner di Digital Banking Industry dan Special Recognition untuk Excellence in Product Strategy & Innovation berkat produk tabungan Allo Grow.

 Penghargaan ini mencerminkan inovasi produk yang terus dikembangkan oleh Allo Bank untuk memenuhi kebutuhan nasabah di era digital.

Selain itu, Allo Bank juga memperoleh skor yang sangat baik dalam Financial Integrity Rating dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). 

Dengan skor 9,47, Allo Bank dinilai sangat baik dalam pencegahan aktivitas pencucian uang dan pendanaan terorisme (APU PPT), yang menunjukkan komitmen bank terhadap prinsip-prinsip keuangan yang transparan dan aman.

Ke Depan: Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan dan Kualitas Layanan

Melihat kinerja yang telah dicapai sepanjang tahun 2025, Allo Bank tetap berfokus pada upaya pertumbuhan yang berkelanjutan, dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat layanan dan menjangkau lebih banyak nasabah. 

Bank ini akan terus mengembangkan produk-produk inovatif yang dapat memenuhi kebutuhan nasabah, sembari mempertahankan kualitas kredit dan menjaga stabilitas keuangan.

Dengan dukungan basis pelanggan yang terus berkembang, pengelolaan risiko yang hati-hati, serta posisi modal yang kuat, Allo Bank berada dalam posisi yang sangat baik untuk melanjutkan pertumbuhannya dan menghadapi tantangan pasar di tahun-tahun mendatang. Fokus bank untuk memperkuat posisi digital dan inovasi produk menjadikannya salah satu bank dengan prospek yang cerah di Indonesia.

Terkini