Penyebab Kulit Kering dan Berjerawat Selama Puasa Ramadhan

Senin, 02 Maret 2026 | 11:00:13 WIB
Penyebab Kulit Kering dan Berjerawat Selama Puasa Ramadhan

JAKARTA - Selama bulan Ramadan, ibadah puasa membawa berbagai perubahan dalam kebiasaan sehari-hari, baik dalam pola makan, minum, maupun aktivitas fisik. 

Selain memengaruhi tubuh secara keseluruhan, puasa juga dapat berdampak langsung pada kondisi kulit. Kulit bisa menjadi lebih kering, kusam, bahkan lebih rentan berjerawat. 

Meski sering diabaikan, faktor-faktor yang menyebabkan masalah kulit saat puasa sebenarnya cukup beragam dan dapat ditanggulangi dengan perawatan yang tepat. 

Dokter spesialis kulit dan founder DERMAVers Clinic, Lusiyanti, mengungkapkan alasan di balik kondisi ini serta bagaimana cara mengatasinya.

Pengaruh Berkurangnya Asupan Cairan Pada Kulit

Salah satu faktor utama yang memengaruhi kesehatan kulit saat puasa adalah berkurangnya asupan cairan. Ketika kita tidak cukup minum sepanjang hari, kulit pun akan kekurangan hidrasi yang dibutuhkan untuk menjaga kelembapan dan elastisitasnya. 

Menurut Lusiyanti, dehidrasi akibat berkurangnya konsumsi air selama puasa dapat menyebabkan kulit terasa lebih kering dan kaku.

"Kalau bulan Ramadhan sudah pasti asupan cairan berkurang. Kulit bisa mengalami dehidrasi, terasa lebih kering, bahkan turn over sel kulit jadi lebih lambat dibandingkan kulit yang terhidrasi dengan baik," ungkap Lusiyanti.

Kulit yang kekurangan cairan ini biasanya tampak kusam, kering, dan tidak sekenyal biasanya. Selain itu, proses regenerasi sel kulit yang melambat dapat membuat wajah tampak kurang segar dan berpenampilan lebih tua dari usia sebenarnya.

Dampak Makanan Manis Terhadap Kesehatan Kulit

Selain berkurangnya konsumsi cairan, kebiasaan berbuka puasa dengan makanan manis secara berlebihan juga dapat berdampak buruk pada kulit. Meskipun menggugah selera, konsumsi gula berlebih dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh, yang pada gilirannya dapat memicu masalah kulit, terutama jerawat.

"Lonjakan gula darah yang terjadi setelah mengonsumsi makanan manis dapat memengaruhi keseimbangan hormon tubuh. Itu tidak bagus untuk hormon dan bisa memicu acne atau komedo," jelas Lusiyanti.

Gula darah yang melonjak setelah berbuka puasa dapat meningkatkan produksi minyak berlebih pada kulit, yang kemudian akan berakibat pada penyumbatan pori-pori dan munculnya jerawat. Selain itu, gula darah yang tinggi juga meningkatkan inflamasi dalam tubuh, yang merupakan salah satu pemicu utama timbulnya jerawat dan masalah kulit lainnya.

Kulit Dehidrasi Memperburuk Tanda Penuaan Dini

Selain jerawat, kulit yang dehidrasi juga dapat memperburuk tanda-tanda penuaan dini. Dokter estetika dan founder DERMAVers Clinic, Irwan, mengungkapkan bahwa dehidrasi pada kulit dapat memperjelas tampilan garis halus, flek hitam, dan kulit yang tampak lebih kusam.

"Pasien biasanya datang dengan keluhan kulit lebih kusam, ada flek, atau garis halus makin terlihat. Itu tanda hidrasi dan kolagen mulai menurun," jelas Irwan.

Menurutnya, penurunan kadar kolagen dan hidrasi kulit menjadi faktor utama yang mempercepat proses penuaan. Kulit yang kering kehilangan elastisitasnya, membuat garis-garis halus dan kerutan menjadi lebih terlihat. Untuk memperbaiki kondisi ini, Irwan menyarankan perawatan yang difokuskan pada pengembalian kelembapan kulit terlebih dahulu sebelum melakukan prosedur lain yang lebih intensif.

Perawatan Kulit yang Tepat Selama Puasa

Menjaga kesehatan kulit selama Ramadan tidak hanya bergantung pada perawatan medis di klinik kecantikan. Pola makan yang seimbang, cukupnya asupan cairan saat sahur dan berbuka, serta kebiasaan menghindari konsumsi gula berlebihan sangat penting untuk menjaga kulit tetap sehat dan terawat.

"Kalau kulit terlalu kering, kami tidak langsung rekomendasikan tindakan tightening seperti Oligio X. Biasanya kita perbaiki dulu dengan skin booster," ujar Irwan mengenai langkah-langkah yang dilakukan sebelum memberikan perawatan intensif pada kulit yang kering.

Skin booster sendiri berfungsi untuk memberikan hidrasi pada kulit yang kering dan kusam. Perawatan ini akan membantu kulit menyerap kelembapan yang dibutuhkan, serta meningkatkan proses regenerasi kulit secara alami. 

Selain itu, perawatan untuk mencerahkan kulit dan mengatasi pigmentasi seperti Pico Majesty juga dapat dilakukan, namun tetap harus dipadukan dengan perawatan untuk menjaga kelembapan kulit.

Terkini