Libur Sekolah 2026: 1,3 Juta Orang Nikmati Diskon 30% KA Ekonomi KAI

Senin, 06 Juli 2026 | 22:54:31 WIB
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba. (Foto: NET)

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 1.303.191 penumpang KA Ekonomi Komersial telah menggunakan fasilitas tarif diskon 30% dari pemerintah selama momen libur sekolah dari 20 Juni sampai 5 Juli 2026.

Secara keseluruhan, KAI melayani hingga 3.451.031 penumpang sepanjang masa libur sekolah tersebut. Dari total volume tersebut, pengguna KA Ekonomi Komersial yang menggunakan tarif diskon 30% menyumbang porsi 37,8%, sedangkan sisa penumpang lainnya tercatat sebanyak 2.147.840 orang.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengungkapkan bahwa hasil ini membuktikan kereta api tetap menjadi moda transportasi utama pilihan masyarakat kala libur sekolah. 

Masyarakat memakai jasa kereta api untuk berlibur, mudik, bersilaturahmi dengan keluarga, hingga bermobilitas antarkota serta wilayah aglomerasi.

“Terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih kereta api selama masa libur sekolah. Tingginya minat pelanggan menjadi pengingat bahwa layanan harus semakin mudah diakses, nyaman digunakan, dan mampu menjawab kebutuhan perjalanan masyarakat,” ujar Anne.

Jika dikomparasikan dengan masa libur sekolah pada tahun 2025, jumlah pengguna fasilitas diskon 30% mengalami kenaikan dari yang sebelumnya 1.173.612 penumpang menjadi 1.303.191 penumpang. 

Begitu pula dengan total penumpang yang ditangani KAI ikut melonjak dari 3.326.281 orang menjadi 3.451.031 orang.

KAI merangkum bahwa lonjakan tertinggi untuk pengguna tarif diskon terjadi pada tanggal 5 Juli 2026 dengan angka mencapai 94.977 penumpang. Pada hari yang sama, keseluruhan penumpang yang dilayani KAI menyentuh 254.939 orang, sekaligus menjadikannya volume harian tertinggi sepanjang libur sekolah berjalan.

Dilihat dari lokasi stasiun keberangkatan, angka penumpang tarif diskon terbanyak berada di Stasiun Pasar Senen sebanyak 136.136 orang, diikuti Yogyakarta sebanyak 87.836 orang, Semarang Poncol sebanyak 69.952 orang, Semarang Tawang sebanyak 64.451 orang, dan Surabaya Pasarturi sebanyak 51.887 orang.

Sementara untuk stasiun tujuan dengan angka penumpang tarif diskon paling padat ditempati oleh Pasar Senen sebanyak 127.571 orang, Yogyakarta sebanyak 89.801 orang, Semarang Poncol sebanyak 67.181 orang, Semarang Tawang sebanyak 63.695 orang, serta Surabaya Pasarturi sebanyak 54.567 orang.

Rute yang paling diminati oleh pengguna tarif diskon sepanjang libur sekolah meliputi Lempuyangan–Pasar Senen dengan 17.726 orang, disusul rute Pasar Senen–Lempuyangan sebanyak 16.913 orang, Surabaya Gubeng–Yogyakarta sebanyak 16.029 orang, Solo Balapan–Semarang Tawang sebanyak 15.398 orang, dan Semarang Tawang–Solo Balapan sebanyak 15.383 orang.

Untuk armada kereta api dengan angka penumpang tarif diskon terbanyak dipegang oleh KA Joglosemarkerto sejumlah 67.556 orang, KA Ambarawa Ekspres sebanyak 67.298 orang, KA Kaligung sebanyak 55.256 orang, KA Pangrango sebanyak 49.085 orang, dan KA Kamandaka sebanyak 48.921 orang.

Anne mengutarakan bahwa statistik perjalanan sepanjang libur sekolah ini bakal dijadikan acuan evaluasi bagi KAI demi memetakan tren kebutuhan pelanggan. 

KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, mulai dari kesiapan armada, aspek kebersihan, penyampaian informasi perjalanan, kemudahan sistem digital, hingga pengelolaan keluhan penumpang.

“KAI mendengar setiap masukan pelanggan. Keluhan, saran, dan pengalaman pelanggan menjadi bahan penting untuk memperbaiki layanan secara berkelanjutan. Perbaikan akan terus kami lakukan agar pelanggan merasa semakin aman, nyaman, dan terbantu sejak merencanakan perjalanan hingga tiba di tujuan,” kata Anne.

KAI pun menyampaikan apresiasi kepada para pengguna yang telah mengirimkan kritik dan saran melalui kanal resmi media sosial maupun kepada personel langsung di stasiun. 

Menurut Anne, pola komunikasi dua arah bersama pengguna memegang peran vital untuk menjaga standar kualitas pelayanan, terlebih di masa-masa padat seperti musim libur sekolah.

“Kami ingin pelanggan merasakan bahwa perjalanan dengan kereta api semakin tertata, informatif, dan menyenangkan. Kepercayaan pelanggan menjadi dorongan bagi KAI untuk terus berbenah dan menghadirkan layanan yang semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tutup Anne.

Terkini