Gibran Pastikan Layanan Prioritas di RSUD Raden Mattaher

Kamis, 16 Juli 2026 | 20:47:32 WIB
Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka. (Foto: NET)

JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan peninjauan terhadap fasilitas kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi. 

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) serta penanganan penyakit kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi (KJSU) benar-benar menjadi prioritas.

Plt Direktur RSUD Raden Mattaher, Iwan Hendrawan, usai mendampingi agenda kunjungan Wakil Presiden di Kota Jambi pada Kamis, menyampaikan harapannya agar pemerintah pusat bisa segera menyalurkan bantuan berupa tenaga dokter spesialis serta peralatan medis mutakhir.

"Ada dokter (spesialis) yang belum ada, kami minta dibantu melalui penugasan Kemenkes. Kedua, rekam medis elektronik kami masih yang lama (2014) kami usulkan dipercepat untuk layanan KJSU," kata Iwan di Kota Jambi, Kamis (16/7/2026).

Menurut Iwan, pihak RSUD Raden Mattaher saat ini sedang mematangkan program pelayanan unggulan KJSU-KIA. Demi merealisasikan rencana tersebut, pihak manajemen rumah sakit sangat memerlukan dukungan dari pemerintah pusat agar program dapat segera berjalan dengan baik.

Pada prinsipnya, sebagai pusat rujukan medis, Wakil Presiden berkomitmen untuk menyokong kebutuhan rumah sakit tersebut, salah satunya melalui pengembangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) guna mempersingkat durasi penanganan pasien rujukan dari berbagai daerah.

Ke depannya, berbagai unit seperti layanan persalinan, bedah, ICU, PICU, ICU anak, hingga ruang operasi terintegrasi akan dipusatkan dalam satu kawasan IGD. 

Langkah ini diharapkan membuat pasien tidak perlu mengantre terlalu lama dan bisa segera memperoleh penanganan menyeluruh sebelum akhirnya dipindahkan ke ruang perawatan dalam kondisi stabil.

"Hampir semua keluhan pasien itu di IGD, ini yang akan menjadi fokus, itu masuk usulan bagaimana IGD kami terintegrasi. Jadi pasien tidak menunggu lama di situ," katanya.

Iwan menambahkan bahwa apabila keluhan dari masyarakat terkait pelayanan di IGD telah berkurang di masa mendatang, pihak rumah sakit berencana menaikkan status akreditasi dari tingkat utama menjadi paripurna.

Melalui peningkatan status tersebut, diharapkan pelayanan publik dapat berjalan jauh lebih maksimal. Tentu saja, pencapaian ini memerlukan sokongan dari seluruh pihak, termasuk kesiapan para tenaga medis serta kelayakan peralatan kesehatan yang memadai.

"Kalau kami sudah bisa melakukan kepada masyarakat secara paripurna, kami akan mengusulkan peningkatan status dari utama menjadi paripurna," ucapnya.

Terkini