JAKARTA - Pergerakan karier Dilraba Dilmurat kembali mendapat sorotan setelah aktris asal Tiongkok tersebut dikabarkan melakukan transformasi fisik untuk film terbarunya, Pride and Storm. Selama ini, aktris berdarah Uyghur itu dikenal memiliki penampilan anggun dan tubuh ideal. Namun untuk memaksimalkan pendalaman karakter, ia kembali melakukan penyesuaian berat badan hingga turun sekitar tiga kilogram.
Langkah itu dilakukan melalui perubahan pola makan yang lebih ketat dan terukur, terutama pada jam makan malam yang ia kurangi. Media Tiongkok Kbizoom melaporkan bahwa Dilraba menjaga berat tubuhnya tetap berada di bawah 45 kilogram dengan tinggi badan 1,68 meter, sebuah angka yang memicu diskusi hangat warganet.
Pengakuan ini bahkan masuk ke daftar pencarian tren dan menjadi topik perbincangan hangat. Banyak penggemar melihat disiplin Dilraba sebagai bentuk profesionalisme, mengingat transformasi fisik sering kali menjadi bagian dari tuntutan industri perfilman. Beberapa pihak menilai pendekatan ini sejalan dengan gaya manajemen waktu makan yang umum dilakukan untuk menjaga energi dan performa.
Dilraba sendiri sebelumnya pernah membagikan kiat pribadinya soal menjaga kebugaran, mulai dari membagi porsi makan menjadi lebih kecil, menghindari makan terlalu larut, hingga memprioritaskan makanan bernutrisi tinggi seperti serat, vitamin, dan mineral. Rutinitas tersebut kembali ia terapkan ketika mempersiapkan diri untuk film terbarunya.
Pergeseran Popularitas di Dunia Media Sosial
Di tengah sorotan terhadap transformasinya, nama Dilraba juga ikut diperbincangkan karena posisinya di media sosial yang kini tergeser oleh Zhao Lusi. Bintang drama Love's Ambition itu berhasil meraih pengikut terbanyak di Douyin—platform mirip TikTok versi China—dengan lebih dari 50 juta pengikut.
Tak hanya itu, Zhao Lusi juga menduduki peringkat pertama di Xiaohongshu, platform gaya hidup dan kecantikan terbesar di Tiongkok. Popularitasnya melesat meskipun ia tengah berada dalam kondisi perselisihan dengan manajemen.
Mengutip Kbizoom, popularitas Zhao Lusi tumbuh pesat karena pendekatan komunikasinya yang hangat. Ia sering membagikan video kegiatan sehari-hari, rutinitas kecantikan, tips perawatan kulit, hingga momen spontan yang membuat penggemar merasa dekat dengannya. Sementara banyak selebritas memilih menjaga jarak, Zhao muncul sebagai figur yang mudah dijangkau.
Kebiasaannya mengikuti tren, ikut tantangan viral, hingga memperlihatkan cuplikan di balik layar membuat kontennya konsisten masuk dalam jajaran video paling banyak ditonton setiap minggu.
Banyak pengamat industri menyebut Zhao sebagai salah satu aktris muda tersukses dalam membangun personal branding digital, bahkan mampu menyamai dan menyalip aktris populer lain seperti Liu Yifei, Yang Mi, hingga Zhao Liying.
Kehadiran Zhao Lusi dan Perbandingan dengan Dilraba
Perbandingan antara Dilraba dan Zhao Lusi sebenarnya bukan hal baru. Keduanya sempat tampil dalam drama The Long Ballad, di mana Zhao Lusi berperan sebagai sepupu Dilraba.
Meskipun hanya menjadi pemeran pendukung, pesona Zhao yang lembut dan manis mencuri perhatian penonton. Sebaliknya, penampilan Dilraba yang lebih modern dan cenderung bergaya kebarat-baratan disebut sebagian penonton kurang cocok dengan genre sejarah tersebut.
Chemistry Zhao bersama Liu Yuning bahkan dianggap lebih menonjol dibandingkan pasangan utama Dilraba dengan Leo Wu. Perbandingan itu kembali mencuat pada tahun 2023 ketika keduanya sama-sama merilis drama baru.
Drama Prosecution Elites yang dibintangi Dilraba gagal mencapai kesuksesan besar dan menerima sejumlah kritik terhadap aktingnya.
Di sisi lain, Hidden Love yang dibintangi Zhao Lusi justru menjadi fenomena musim panas dan meraih pujian besar dari penonton muda di berbagai negara Asia. Keberhasilan drama itu memperkuat posisi Zhao di media sosial, sekaligus mendorong lebih banyak perbandingan antara kedua aktris.
Sorotan Fashion dan Penampilan Keduanya
Di luar layar, Dilraba tetap menjadi magnet perhatian publik, terutama di dunia fashion. Saat menghadiri gelaran Paris Fashion Week, ia tampil memukau dalam setelan sweater dan cotton skirt embroidery dari Dior.
Gaya feminin ala Audrey Hepburn semakin lengkap dengan tas Lady Dior kuning yang mencolok, menjadikannya salah satu bintang paling menonjol di antara deretan selebritas dunia seperti Jisoo BLACKPINK, Jennifer Lawrence, hingga Jimin BTS.
Sementara itu, Zhao Lusi juga tak kalah bersinar dengan tampilannya yang selalu segar dan mudah diterima publik. Ketika muncul dengan rambut burgundy usai masa pemulihan, penampilannya langsung viral dan memicu banyak pujian.
Dua aktris ini kini berada dalam lintasan persaingan yang menarik—baik dalam popularitas digital, fashion, maupun performa akting. Namun, keduanya tetap memiliki ciri khas masing-masing yang membuat mereka dicintai penggemar.
Transformasi Dilraba demi peran, serta pendekatannya menjaga kebugaran, menjadi bukti profesionalisme yang tak diragukan. Di sisi lain, pesona Zhao Lusi yang alami dan dekat dengan publik menjadikannya salah satu ikon digital paling kuat saat ini.