JAKARTA - Asam urat bisa menjadi momok yang sangat menyakitkan bagi penderitanya, terutama ketika rasa nyeri datang secara mendalam dan tak tertahankan. Asam urat adalah sisa zat yang terbentuk ketika tubuh memecah purin, yang ditemukan dalam makanan dan minuman tertentu.
Zat ini kemudian larut dalam darah, disaring oleh ginjal, dan dikeluarkan melalui urine. Namun, ketika asam urat menumpuk dalam tubuh, terutama pada sendi, itu bisa memicu rasa nyeri yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Namun, ada kabar baik bagi Anda yang ingin meredakan gejala asam urat secara alami. Beberapa bahan alam dipercaya dapat membantu mengurangi gejala dan meringankan rasa nyeri akibat penumpukan asam urat. Dalam artikel ini, kita akan membahas bahan-bahan alami yang mudah didapat dan bisa menjadi solusi pengobatan tambahan bagi penderita asam urat.
Mengenal Asam Urat dan Penyebabnya
Sebelum kita membahas bahan-bahan alam yang bisa meredakan asam urat, penting untuk memahami lebih lanjut tentang penyakit ini. Asam urat adalah senyawa yang dihasilkan tubuh saat memecah purin dari makanan dan minuman.
Normalnya, asam urat akan disaring oleh ginjal dan dibuang melalui urine. Namun, jika tubuh menghasilkan terlalu banyak asam urat atau ginjal tidak dapat mengeluarkannya dengan efisien, maka kadar asam urat bisa menumpuk di dalam tubuh.
Penumpukan ini dapat menyebabkan kristal asam urat terbentuk pada sendi, yang menyebabkan peradangan, pembengkakan, dan rasa nyeri, sering kali dikenal dengan istilah gout atau encok. Kondisi ini dapat mempengaruhi sendi-sendi tubuh, terutama yang ada pada jari kaki, lutut, dan siku.
Bahan Alam untuk Redakan Gejala Asam Urat
Ada banyak bahan alam yang bisa membantu meredakan gejala asam urat. Berikut adalah 9 bahan alam yang dipercaya efektif dalam mengurangi nyeri akibat asam urat:
1. Daun Tempuyung
Daun tempuyung adalah tanaman liar yang mudah ditemukan di Indonesia. Menurut buku Daun Tempuyung: Tanaman Penghancur Batu Ginjal oleh Widisih Pudji Winarto (2004), daun tempuyung mengandung glikosida flavonoid yang dapat menghambat enzim ksantin oksidase, yang berperan dalam pembentukan asam urat.
Selain itu, kandungan natrium dan kalium dalam daun tempuyung membantu mengikat asam urat dan membuangnya melalui urine, sehingga dapat mencegah penumpukan asam urat.
2. Brokoli
Brokoli mengandung fitonutrien yang dapat membantu mengurangi peradangan yang disebabkan oleh asam urat. Selain itu, brokoli juga mengandung sulforaphane yang dapat menghambat proses inflamasi, sehingga dapat meredakan nyeri sendi akibat penumpukan asam urat.
3. Bawang Putih
Bawang putih mengandung quercetin, senyawa yang telah terbukti mengurangi peradangan pada persendian, yang sering terjadi akibat asam urat. Selain itu, bawang putih juga memiliki kemampuan untuk mengurangi kelebihan asam urat dalam tubuh dan mendukung detoksifikasi ginjal.
4. Teh Hijau
Teh hijau tidak hanya bermanfaat untuk menenangkan pikiran, tetapi juga mengandung antioksidan yang dapat membantu membuang asam urat berlebih. Dengan meminum teh hijau secara teratur, ginjal bisa bekerja lebih optimal dalam membuang racun dari tubuh, termasuk asam urat.
5. Seledri
Biji seledri sering digunakan sebagai obat rumahan untuk mengatasi asam urat. Meskipun penelitian ilmiah yang mengonfirmasi manfaat seledri untuk asam urat masih terbatas, ekstrak seledri dipercaya dapat membantu meredakan gejala asam urat, terutama dalam membantu pembuangan asam urat melalui ginjal.
6. Daun Jelatang
Daun jelatang dikenal sebagai obat herbal untuk mengatasi asam urat. Meskipun belum ada penelitian ilmiah yang dapat membuktikan efektivitas daun jelatang secara langsung, daun ini dipercaya bermanfaat untuk kesehatan ginjal. Karena ginjal berperan penting dalam pengaturan kadar asam urat, daun jelatang dapat membantu menjaga keseimbangan asam urat dalam tubuh.
7. Daun Mimba
Dalam pengobatan Ayurveda, daun mimba banyak digunakan untuk meredakan serangan asam urat. Daun mimba dapat diolah menjadi pasta dan dioleskan pada area yang nyeri. Meskipun belum ada bukti ilmiah yang cukup mengenai khasiat daun mimba terhadap asam urat, sifat anti-inflamasi yang dimilikinya dipercaya dapat membantu meredakan gejala nyeri.
8. Ceri
Ceri dikenal memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi nyeri akibat asam urat. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa ceri dapat menurunkan kadar asam urat dalam tubuh, sehingga bermanfaat dalam mengurangi serangan asam urat.
9. Kurma
Kurma mengandung kalium yang tinggi, yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan fungsi ginjal. Ginjal yang berfungsi dengan baik sangat penting untuk membuang asam urat dari tubuh. Dengan meningkatkan fungsi ginjal, kurma dapat membantu mengurangi kadar asam urat dan mencegah serangan gout.
Konsultasi dengan Dokter untuk Gejala yang Berlarut-larut
Meskipun bahan-bahan alam di atas dapat membantu meredakan gejala asam urat, penting untuk diingat bahwa pengobatan alami ini tidak bisa dijadikan pengganti konsultasi dengan dokter.
Jika gejala asam urat tidak membaik dalam waktu lama atau jika nyeri terasa semakin intens, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Menjaga Pola Hidup Sehat sebagai Pencegahan
Selain mengandalkan bahan alam untuk meredakan gejala, penting juga untuk menjaga pola hidup sehat guna mencegah penumpukan asam urat di dalam tubuh. Menghindari makanan tinggi purin, memperbanyak konsumsi air putih, dan rutin berolahraga adalah beberapa langkah yang dapat membantu mencegah serangan asam urat. Jaga juga berat badan ideal, karena obesitas dapat memperburuk gejala asam urat.