KESEHATAN

7 Kebiasaan Sehari-Hari yang Bisa Menyebabkan Anemia pada Tubuh Anda

7 Kebiasaan Sehari-Hari yang Bisa Menyebabkan Anemia pada Tubuh Anda
7 Kebiasaan Sehari-Hari yang Bisa Menyebabkan Anemia pada Tubuh Anda

JAKARTA - Anemia adalah kondisi medis di mana tubuh kekurangan jumlah sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Penyakit ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kebiasaan sehari-hari yang tidak sehat. 

Sering kali, kebiasaan-kebiasaan tersebut tidak disadari dan dibiarkan berlangsung dalam jangka panjang, yang akhirnya dapat meningkatkan risiko terkena anemia.

Gejala anemia bisa berkembang perlahan dan sering kali tidak disadari. Penderita bisa merasa kelelahan yang berlebihan, pusing, kulit tampak pucat, dan sesak napas. 

Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat berisiko menimbulkan komplikasi lebih serius seperti gangguan jantung dan kerusakan organ. Oleh karena itu, mengenali kebiasaan yang dapat menyebabkan anemia sangat penting untuk mencegahnya.

Berikut adalah 7 kebiasaan yang dapat menyebabkan anemia yang perlu Anda waspadai:

1. Pola Makan yang Tidak Seimbang

Pola makan yang rendah zat besi adalah salah satu penyebab utama anemia. Zat besi sangat penting untuk pembentukan hemoglobin, komponen utama sel darah merah. 

Jika Anda jarang mengonsumsi makanan kaya zat besi, seperti daging merah, kacang-kacangan, atau sayuran hijau, maka tubuh Anda bisa kekurangan zat besi, yang memicu anemia defisiensi besi.

2. Melewatkan Waktu Makan

Sering melewatkan waktu makan dapat berisiko memicu kekurangan zat besi, vitamin B12, dan asam folat. Kekurangan ketiga elemen tersebut akan mengganggu pembentukan sel darah merah yang sehat.

Jika Anda melewatkan sarapan atau makan dalam porsi yang sangat sedikit, tubuh akan kekurangan gizi yang dibutuhkan untuk produksi darah sehat.

3. Terlalu Banyak Minum Teh atau Kopi

Teh dan kopi mengandung kafein dan tanin, yang dapat menghambat penyerapan zat besi.

Jika Anda minum teh atau kopi setelah makan, zat besi yang ada dalam makanan akan lebih sulit diserap tubuh. Kebiasaan ini, terutama bagi mereka yang membutuhkan zat besi tinggi, dapat memperburuk resiko anemia.

4. Melakukan Diet Ketat Tanpa Pengawasan

Diet ketat yang tidak seimbang dapat menyebabkan defisiensi vitamin dan mineral penting.Menghilangkan kelompok makanan tertentu, seperti produk hewani, bisa memicu kekurangan vitamin B12, yang menyebabkan anemia megaloblastik.

Diet yang tidak terencana dengan baik, tanpa pengawasan ahli gizi, sangat berisiko bagi kesehatan darah.

5. Kurangnya Asupan Vitamin B12 dan Asam Folat

Vitamin B12 dan asam folat penting untuk pembentukan sel darah merah. Jika Anda terlalu sering mengonsumsi makanan instan atau tidak memiliki variasi dalam pola makan, kekurangan kedua vitamin ini bisa terjadi.

Kekurangan vitamin B12 dan asam folat dapat mengganggu produksi sel darah merah, yang akhirnya menyebabkan anemia.

6. Mengabaikan Penyakit Kronis

Penyakit kronis, seperti gangguan ginjal, tiroid, atau autoimun, dapat memperburuk kondisi anemia. Penyakit-penyakit ini mengganggu produksi sel darah merah dan membuat tubuh lebih rentan terhadap anemia.

Mengabaikan pengobatan atau kontrol terhadap penyakit kronis dapat memperburuk gejala anemia dan meningkatkan risiko komplikasi.

7. Kehilangan Darah yang Tidak Ditangani

Kehilangan darah akibat menstruasi berat, perdarahan saluran cerna, atau wasir dapat menyebabkan anemia.
Jika perdarahan ini tidak ditangani dengan baik, tubuh akan kekurangan sel darah merah.

Mengabaikan kondisi perdarahan yang terus-menerus dan tidak segera memeriksakan diri ke dokter dapat menyebabkan anemia yang lebih parah.

Menjaga Kesehatan dengan Kebiasaan Baik

Mencegah anemia memerlukan perhatian terhadap kebiasaan sehari-hari. Mulailah dengan memperbaiki pola makan, memastikan asupan zat besi, vitamin B12, dan asam folat yang cukup.

Selain itu, penting juga untuk memeriksakan kesehatan secara rutin dan mengontrol penyakit yang ada untuk menjaga produksi sel darah merah tetap sehat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index