JAKARTA - Keamanan dan privasi menjadi perhatian utama di era komunikasi digital yang semakin kompleks.
Seiring meningkatnya ancaman siber dan penyalahgunaan data pribadi, aplikasi pesan instan dituntut untuk terus berinovasi memberikan perlindungan ekstra bagi penggunanya. Menjawab kebutuhan tersebut, WhatsApp resmi merilis fitur baru yang dirancang khusus untuk memperketat keamanan akun.
Aplikasi pesan instan milik Meta itu memperkenalkan fitur bernama Pengaturan Akun Ketat, sebuah mode perlindungan tambahan yang bertujuan menjaga privasi pengguna dari berbagai risiko digital.
“Hari ini kami mengumumkan fitur bergaya lockdown baru yang disebut Pengaturan Akun Ketat,” kata WhatsApp.
Latar Belakang Kehadiran Fitur Keamanan Baru
WhatsApp menegaskan bahwa setiap penggunanya berhak melakukan percakapan daring secara privat dan aman. Selama ini, platform tersebut telah menyediakan berbagai lapisan perlindungan, salah satunya enkripsi end-to-end yang aktif secara default. Dengan sistem ini, hanya pengirim dan penerima pesan yang dapat membaca isi percakapan.
Namun, ancaman keamanan digital terus berkembang. Serangan siber kini semakin canggih dan tidak jarang menyasar individu tertentu, seperti jurnalis, aktivis, atau tokoh publik. Menyadari kondisi tersebut, WhatsApp menghadirkan Pengaturan Akun Ketat sebagai langkah perlindungan lanjutan bagi pengguna yang membutuhkan keamanan ekstra.
Menurut WhatsApp, fitur ini dirancang untuk situasi tertentu ketika risiko terhadap akun pengguna dinilai lebih tinggi. Dengan mengaktifkan mode ini, sejumlah pengaturan akun akan dikunci pada tingkat keamanan paling ketat.
Cara Kerja Pengaturan Akun Ketat di WhatsApp
Saat Pengaturan Akun Ketat diaktifkan, beberapa fungsi WhatsApp akan dibatasi secara otomatis. Pembatasan ini bertujuan mengurangi potensi masuknya ancaman melalui celah-celah kecil yang kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan siber.
Salah satu dampak utama dari fitur ini adalah pembatasan terhadap lampiran dan media. WhatsApp akan memblokir penerimaan file atau media dari orang yang tidak ada di dalam daftar kontak pengguna. Dengan demikian, risiko penyebaran malware atau spyware melalui file mencurigakan dapat ditekan.
Selain itu, pengaturan akun tertentu akan dikunci sehingga tidak mudah diubah tanpa sepengetahuan pemilik akun. Mekanisme ini memberikan lapisan keamanan tambahan, terutama bagi pengguna yang sering berinteraksi dengan banyak pihak atau berada dalam situasi berisiko tinggi.
WhatsApp mengeklaim fitur ini sebagai salah satu upaya penting dalam melindungi pengguna dari serangan digital yang semakin kompleks.
“Pengaturan Akun Ketat adalah salah satu dari berbagai cara kami untuk melindungi Anda dari ancaman siber yang paling canggih,” kata WhatsApp.
Langkah Mengaktifkan Pengaturan Akun Ketat
Fitur Pengaturan Akun Ketat akan diluncurkan secara bertahap kepada pengguna dalam beberapa minggu ke depan. Setelah tersedia di perangkat, pengguna dapat mengaktifkannya dengan langkah-langkah berikut:
1. Buka aplikasi WhatsApp di ponsel
2. Masuk ke menu Pengaturan
3. Pilih bagian Privasi
4. Masuk ke menu Lanjutan
5. Aktifkan opsi Pengaturan Akun Ketat
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, akun WhatsApp akan langsung berada dalam mode perlindungan maksimal sesuai dengan pengaturan yang ditetapkan oleh sistem.
Komitmen WhatsApp dalam Menjaga Privasi Pengguna
Peluncuran Pengaturan Akun Ketat menegaskan komitmen WhatsApp dalam menjaga keamanan dan privasi penggunanya. Tidak hanya berhenti pada fitur yang terlihat oleh pengguna, WhatsApp juga terus memperkuat sistem keamanan di balik layar.
Salah satu langkah yang telah diambil adalah penggunaan bahasa pemrograman Rust dalam sistem internalnya. Bahasa pemrograman ini dikenal memiliki tingkat keamanan tinggi dan dirancang untuk meminimalkan celah yang dapat dimanfaatkan oleh spyware atau perangkat lunak berbahaya lainnya.
Dengan pemanfaatan Rust, WhatsApp berupaya melindungi foto, video, dan pesan pengguna agar tetap aman selama proses pengiriman dan penyimpanan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman lebih bagi pengguna saat berbagi informasi sensitif melalui platform tersebut.
WhatsApp menegaskan bahwa perlindungan privasi bukan hanya fitur tambahan, melainkan bagian penting dari prinsip dasar layanan mereka.
Melalui kombinasi enkripsi end-to-end, pembaruan sistem keamanan, dan kehadiran Pengaturan Akun Ketat, WhatsApp berupaya menciptakan lingkungan komunikasi digital yang lebih aman.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan data pribadi, fitur ini menjadi pilihan baru bagi pengguna yang ingin memastikan akunnya terlindungi secara maksimal.
Dengan mengaktifkan Pengaturan Akun Ketat, pengguna dapat berkomunikasi dengan rasa lebih tenang tanpa khawatir terhadap ancaman siber yang mengintai.