Alasan India Ingin Bantu Revitalisasi Candi Prambanan

Selasa, 07 Juli 2026 | 21:06:31 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon. (Foto: NET)

JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon memaparkan alasan di balik ketertarikan pihak India untuk membantu langkah restorasi atau revitalisasi Candi Prambanan yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Khusus Prambanan, mereka sangat tertarik karena ini merupakan salah satu candi Hindu terbesar ya yang ada gitu ya dengan tiga candi utama dan dua ratusan Perwara," kata Fadli di Kompleks Istana, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Fadli menyampaikan bahwa Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi dijadwalkan untuk meninjau langsung Candi Prambanan di sela-sela kunjungan kerjanya di Indonesia pada Rabu (8/7/2026) esok hari.

"Besok ya beliau akan melihat langsung ke Candi Prambanan," tuturnya.

Berdasarkan penjelasan Fadli, saat ini memang masih terdapat beberapa bagian dari kawasan Candi Prambanan yang proses revitalisasinya belum rampung secara keseluruhan.

"Ada seperempat bagian dari Candi Prambanan yang memang yang namanya Perwara, itu candi-candi kecilnya itu belum kami revitalisasi. Dari dua ratusan itu baru enam yang kami revitalisasi. Kalau tiga candi besarnya sudah, sudah semua," jelasnya.

Oleh sebab itu, pemerintah Indonesia memberikan respons yang sangat positif terhadap niat baik India dalam membantu pemugaran Candi Prambanan.

"Jadi kami tentu menyambut baik ya keinginan dari pihak India juga untuk mendukung kami merevitalisasi candi-candi Hindu, dalam hal ini khususnya adalah Candi Prambanan," tuturnya.

Kendati demikian, besaran anggaran yang dibutuhkan untuk proyek revitalisasi ini masih harus melalui tahapan kajian lebih lanjut. Fadli pun menaruh harapan agar program pemugaran ini bisa diselesaikan dalam waktu dekat.

"Ya memang cukup besar. Tapi kami belum tahu angka-angkanya, masih terus kami kami apa, kaji terutama ketersediaan nanti batu-batu dan ukiran-ukiran yang ada, karena ini kan sudah lebih dari seribu tahun dari abad ke-9 ya," tuturnya.

Seperti yang telah diinformasikan, PM India Narendra Modi diagendakan melakukan lawatan ke Yogyakarta pada 8 Juli 2026 demi menyokong agenda restorasi Candi Prambanan, yang menjadi bagian dari rangkaian kunjungan resminya ke Indonesia sejak 6 Juli 2026.

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyebutkan bahwa langkah nyata ini merupakan tindak lanjut dari poin kesepakatan yang sempat diutarakan pada Juli 2025 silam. 

Dalam pelaksanaannya, India menjalin sinergi bersama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Indonesian Heritage Institute, serta Archaeological Survey of India (ASI) demi memperkuat proses pemugaran situs Hindu tersebut.

“Mengenai Yogyakarta, beliau berkunjung karena, jika melihat Pernyataan Bersama tahun 2025, kedua pemimpin (India dan Indonesia) telah menyepakati bahwa India akan mendukung pemugaran Candi Prambanan,” ungkap Sandeep saat menggelar konferensi pers di Kedutaan Besar India, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Terkini