PLTS

PT DSI Bangun PLTS Atap Raksasa Dukung Energi Terbarukan

PT DSI Bangun PLTS Atap Raksasa Dukung Energi Terbarukan
PT DSI Bangun PLTS Atap Raksasa Dukung Energi Terbarukan

JAKARTA - PT Dexin Steel Indonesia (DSI) menunjukkan bahwa transformasi industri menuju energi bersih bukan lagi sekadar wacana. 

Di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), perusahaan ini membuktikan komitmennya terhadap keberlanjutan dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berskala besar. 

Inisiatif ini menjadi langkah nyata dalam mengurangi ketergantungan pada energi fosil sekaligus menekan emisi karbon, sambil memastikan produksi tetap optimal.

Keputusan PT DSI menghadirkan PLTS Atap sejalan dengan strategi pemerintah dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan dan efisiensi sumber daya industri. 

Selain memberikan pasokan listrik yang ramah lingkungan, proyek ini juga menegaskan bahwa ruang industri dapat dimanfaatkan secara maksimal tanpa merusak ekosistem sekitar.

Optimalisasi Ruang Atap Untuk Energi Bersih

Konsep PLTS berbasis atap dipilih karena dinilai paling efisien dalam memanfaatkan ruang yang ada di fasilitas industri. Dengan pendekatan ini, perusahaan tidak perlu membuka lahan baru, sehingga dampak lingkungan dapat diminimalkan.

“Dengan memanfaatkan atap fasilitas industri, kami bisa mengoptimalkan ruang yang tersedia sekaligus meminimalkan dampak lingkungan,” ungkap Cui Bao Yong.

Strategi ini menekankan keselarasan antara kebutuhan energi industri yang terus meningkat dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Ruang atap yang sebelumnya tidak terpakai kini diubah menjadi sumber energi terbarukan, menegaskan bahwa efisiensi dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan.

Proyek Ambisius Dengan Kapasitas Besar

PLTS Atap PT DSI memiliki kapasitas terpasang mencapai 65,89 MWp, menandai salah satu proyek energi surya terbesar di kawasan industri IMIP. 

Proyek ini dijuluki “ruang emas” karena mencakup pemasangan 119.800 panel surya silikon monokristalin berdaya efisiensi tinggi di atas lahan atap seluas 396.700 meter persegi.

Selain kapasitas pembangkit yang besar, sistem ini juga dilengkapi teknologi penyimpanan energi sebesar 22 MW/22 MWh untuk menjaga kestabilan pasokan listrik dan mengatur frekuensi. 

Dengan kapasitas sebesar ini, PLTS Atap diharapkan mampu mengurangi emisi karbon hingga 81 ribu ton per tahun, kontribusi signifikan bagi pengendalian dampak industri terhadap lingkungan.

Proyek ini bukan hanya tentang angka kapasitas, tetapi juga simbol konkret dukungan industri terhadap energi bersih dan kebijakan pemerintah dalam mempercepat transisi energi nasional.

Kolaborasi Dengan Ahli Energi Terbarukan

Dalam pelaksanaan proyek, PT DSI menggandeng Longyuan Weide, perusahaan asal Tiongkok yang memiliki pengalaman luas di bidang energi terbarukan. Kolaborasi ini mencakup seluruh tahap pembangunan, mulai dari konstruksi dasar, commissioning, hingga operasional komersial.

Pendekatan kolaboratif ini menjamin kualitas pembangunan dan pemeliharaan PLTS Atap, sekaligus mempercepat transfer teknologi dan pengetahuan terkait pengembangan energi surya berskala besar. 

Sinergi dengan pihak ahli internasional diharapkan mendorong penerapan praktik terbaik dalam setiap aspek proyek, mulai dari efisiensi panel hingga manajemen energi secara keseluruhan.

Progres Pembangunan Dan Rencana Ekspansi

Hingga kini, progres pembangunan pembangkit surya berkapasitas 18 MW untuk pabrik bahan baku telah mencapai 80 persen. Pemasangan panel tambahan sebesar 47,89 MW sedang dalam tahap perencanaan matang untuk memenuhi kebutuhan energi pabrik yang terus bertumbuh.

Rencana ekspansi ini menandai komitmen berkelanjutan PT DSI dalam mendukung transisi energi hijau dan mengurangi jejak karbon. Langkah strategis ini menunjukkan bahwa transformasi industri menuju energi terbarukan dapat berjalan paralel dengan produktivitas dan efisiensi operasional.

Dengan proyek PLTS Atap ini, kawasan IMIP tidak hanya meningkatkan kapasitas energi industri secara ramah lingkungan, tetapi juga menjadi contoh bagi industri lain di Indonesia untuk memanfaatkan energi surya tanpa mengorbankan ruang dan ekosistem sekitar.

PT DSI membuktikan bahwa investasi pada energi bersih adalah investasi jangka panjang yang mampu memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomis. 

Keberhasilan proyek ini diharapkan mendorong lebih banyak perusahaan di kawasan industri mengadopsi praktik serupa, sehingga target pengurangan emisi nasional dan transisi energi terbarukan dapat tercapai secara efektif.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index