5 Hal soal Pencoretan Macklemore yang Perlu Diwaspadai

5 Hal soal Pencoretan Macklemore yang Perlu Diwaspadai

LANSKAPFINANSIAL.COM — Pencoretan Macklemore dari daftar penampil pendukung tur Ed Sheeran memicu pertanyaan soal siapa sebenarnya yang berkuasa di balik panggung. Ed Sheeran buka suara lewat Instagram pribadinya, menegaskan bahwa keputusan itu bukan datang darinya. Berikut poin-poin yang perlu dicermati dari pernyataannya.

Klarifikasi Ed Sheeran lewat akun Instagram @teddysphotos menempatkan promotor sebagai pihak yang menentukan siapa boleh tampil dan siapa dicoret. Pernyataannya menyentuh soal batas kewenangan artis, tekanan penyelenggara, sampai alasan dia memilih diam soal isu politik. Ini rangkumannya.

1. Keputusan Pencoretan Datang dari Promotor, Bukan Ed Sheeran

Ed Sheeran menyatakan dirinya tidak memutuskan pencoretan Macklemore dari daftar penampil pendukung. Menurutnya, kontrak Macklemore untuk tur tersebut adalah dengan promotor, bukan dengannya.

"Keputusan Macklemore untuk mengakhiri tur adalah keputusan promotor, bukan keputusan saya. Kontrak Macklemore untuk tur tersebut adalah dengan promotor, bukan dengan saya," ujar Ed.

2. Pihak Penyelenggara Ancam Batalkan Konser

Setelah penampilan Macklemore di konser New Jersey, penyelenggara konser di tanggal tur berikutnya meminta agar Macklemore dicoret. Jika permintaan itu tidak dipenuhi, konser akan dibatalkan.

Menurut Ed, pihak penyelenggara dan promotor mengambil sikap tersebut karena cara penyampaian pesan Macklemore, bukan isi pesannya.

3. Ed Sheeran Sudah Berusaha Menjembatani Perbedaan

Ed mengaku berbicara panjang lebar dengan pihak penyelenggara konser sepanjang pekan untuk mencari titik temu. Salah satu orang yang diajak bicara adalah Robert Kraft.

"Saya juga terlibat dalam pembicaraan langsung dengan promotor bersama para aktivis dari kedua belah pihak untuk mencoba menemukan solusi bersama bagi semua, tetapi keputusan pihak penyelenggara dan promotor adalah final," tambahnya.

4. Alasan Ed Sheeran Tak Bersuara soal Palestina

Ed menegaskan dirinya punya pandangan pribadi soal konflik Israel-Palestina, tapi memilih tidak mengungkapkannya di depan publik. Alasannya, audiensnya mencakup anak muda hingga anak-anak dari berbagai latar belakang.

"Hanya karena saya memilih untuk tidak berbicara di depan umum, bukan berarti saya tidak memiliki pandangan tersebut, dan bukan berarti saya tidak peduli," ungkap Ed.

Dia menyebut panggung konsernya bukan forum politik, dan lebih memilih menjaga diplomasi serta ruang percakapan tetap terbuka.

5. Ed Tetap Hormati Sikap Macklemore

Meski berbeda pendekatan, Ed menyatakan menghormati keteguhan Macklemore yang berani menyuarakan keyakinannya. Dia juga membebaskan semua penampil pendukung memainkan daftar lagu pilihan mereka sendiri.

"Saya menghormati keteguhan tekad Macklemore untuk berdiri dan meneriakkan apa yang dia yakini. Namun, ada ruang untuk berbagai pendekatan menuju tujuan yang sama: perdamaian," tukasnya.

Pencoretan Macklemore menegaskan bahwa kendali atas jalannya tur berada di tangan promotor, bukan artis utama. Ed Sheeran memilih bertahan demi kru, penampil pendukung, dan penggemar yang sudah menantikan konsernya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index