Klopp Bela Timnas Jerman Usai AfD Menang, Ingin Rebut Kembali Rasa Bangga Nasional

Klopp Bela Timnas Jerman Usai AfD Menang, Ingin Rebut Kembali Rasa Bangga Nasional

LANSKAPFINANSIAL.COM — Pelatih baru timnas Jerman, Jürgen Klopp, menegaskan timnya punya peran untuk memastikan rasa bangga nasional tidak jatuh ke tangan orang yang salah. Pernyataan itu muncul setelah Partai AfD yang anti-imigrasi menang telak di pemilu negara bagian Saxony-Anhalt.

Jürgen Klopp menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Frankfurt. Ia baru saja mengumumkan skuad pertamanya sebagai pelatih timnas Jerman. Konferensi itu berlangsung setelah AfD meraih hampir 44 persen suara di Saxony-Anhalt pada 6 September.

Partai anti-imigrasi itu juga diperkirakan mencatat hasil kuat dalam pemilu di Berlin dan Mecklenburg-Western Pomerania pada Minggu. Klopp tidak menyebut nama AfD secara langsung. Namun ia menyinggung soal pesta demokrasi yang menurutnya membuat sebagian orang bertanya-tanya.

Klopp Ingin Kibarkan Bendera Jerman Tanpa Rasa Canggung

Pelatih berusia 59 tahun itu menyerukan konsep patriotisme positif. Ia ingin rasa bangga terhadap Jerman tidak disalahartikan. "Saya tidak ingin menyerahkan rasa bangga nasional kepada orang yang salah," kata Klopp.

Klopp mengaku banyak hal luar biasa terjadi belum lama ini. Menurutnya, ada pemilu yang sebagian orang menganggapnya biasa saja, tapi sebagian lain justru bertanya-tanya apa yang sedang terjadi. Dari sudut pandang olahraga, ia ingin merebut kembali bendera Jerman untuk dirinya dan seluruh rakyat.

"Ketika kami mengibarkannya, saya tidak ingin orang berpikir ada apa denganmu. Saya ingin mereka berpikir kamu bahagia dan sadar betapa beruntungnya lahir di negara yang luar biasa ini, atau pindah ke sini dan tinggal di sini," ujar Klopp.

Rasa Bangga dan Keterbukaan Bisa Berjalan Bersamaan

Klopp mengaku tidak yakin apakah istilah bangga nasional masih bisa dipakai tanpa disalahpahami. Baginya, menjadi bangga sebagai orang Jerman tidak berarti menutup diri. "Saya bisa bangga menjadi orang Jerman dan tetap terbuka, beragam, baik, serta ramah," katanya.

Ia menilai hal yang lebih penting adalah negara punya cukup dokter dan tenaga perawat. Meski begitu, sepak bola diyakini bisa menumbuhkan rasa kebersamaan. Menurut Klopp, lewat olahraga orang bisa benar-benar merasakan kekuatan sportivitas.

Skuad 44 Pemain untuk Empat Laga Nations League

Klopp mengambil langkah tak biasa dengan memanggil 44 pemain. Padahal daftar pemain untuk hari pertandingan dibatasi 23 orang. Jerman akan melakoni empat laga Nations League dalam dua pekan.

"Sangat tidak biasa punya empat pertandingan dalam dua minggu bersama timnas. Saya ingin mengenal sebanyak mungkin pemain dalam waktu itu," ucap Klopp. Jerman lebih dulu bertandang ke Belanda, lalu menjamu Yunani dan tandang, dengan Serbia sebagai lawan di antara keduanya.

Florian Wirtz dan Kai Havertz kemungkinan dibatasi maksimal dua pertandingan. Klopp ingin memberi ruang lebih bagi wajah-wajah baru sekaligus mengurangi beban pemain. Karim Adeyemi kembali setelah 11 bulan absen berkat awal positifnya di Barcelona.

Marc-André ter Stegen dari Ajax menjadi kiper pilihan utama setelah Manuel Neuer pensiun dari timnas. Banyak pemain yang dipanggil belum pernah membela Jerman. Sebut saja gelandang Elversberg Felix Keidel dan penyerang Eintracht Frankfurt Younes Ebnoutalib yang baru beberapa kali tampil di divisi teratas.

Mika Baur dari Celtic, Vitaly Janelt dari Brentford, dan pemain muda Cologne Said El Mala termasuk nama baru lainnya. Sementara penyerang Deniz Undav dan winger Leroy Sané tidak masuk daftar panggilan.

Klopp sendiri mengambil alih kursi pelatih Jerman pada Juli. Ia datang setelah juara empat kali Piala Dunia itu tersingkir dini untuk ketiga kalinya beruntun di sebuah turnamen besar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index