Prabowo Klaim 1.000 Km Irigasi dan 4.000 Jembatan Desa Terbangun

Prabowo Klaim 1.000 Km Irigasi dan 4.000 Jembatan Desa Terbangun

LANSKAPFINANSIAL.COM — Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah telah membangun lebih dari 1.000 kilometer jaringan irigasi dan hampir 4.000 jembatan desa selama masa pemerintahannya. Capaian itu disampaikan dalam sambutan Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional di Jakarta International Convention Center, Jumat (18/9/2026). Pemerintah menargetkan total 5.000 jembatan desa rampung hingga akhir tahun.

"Saudara-saudara sekalian, ini prestasi bener. Kita juga sudah membuat lebih dari 1.000 kilometer irigasi. Bener Menteri Pertanian Pak Amran? Bener? Berapa ribu kilometer sekarang? Ya, 1.000 kilometer lebih irigasi terbangun," kata Prabowo.

Jembatan Desa Ditargetkan Capai 5.000 Unit Akhir Tahun

Prabowo menyebut pemerintah telah membangun hampir 4.000 jembatan di desa. Jumlah itu ditargetkan bertambah menjadi 5.000 unit hingga akhir tahun.

"Kita sudah membangun hampir 4.000 jembatan, sampai akhir tahun 5.000 jembatan di desa," ujarnya.

Pembangunan irigasi dan jembatan desa menyentuh langsung wilayah pertanian dan konektivitas antardesa. Bagi petani, jaringan irigasi menentukan intensitas tanam dan produktivitas lahan.

Danantara dan Optimisme Nilai Kekayaan Negara

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo kembali menyoroti keberadaan Danantara sebagai dana kedaulatan Indonesia. Dia menjelaskan kepanjangan nama Danantara sebagai Daya Anagata Nusantara.

"Dana kedaulatan kita punya sekarang, Danantara. Danantara singkatan Daya... aku yang cari nama aku sekarang apa itu? Daya Anagata Nusantara," kata Prabowo.

Menurutnya, "daya" berarti energi, "anagata" berarti masa depan, dan "nusantara" merujuk pada tanah air Indonesia. Dia menyebut Danantara sebagai kekuatan energi masa depan Indonesia.

Prabowo menyatakan nilai kekayaan yang dikelola negara mencapai lebih dari US$1.000 triliun. Dia optimistis nilai tersebut meningkat dalam beberapa tahun mendatang.

"Kekayaan kita nilainya lebih dari US$1.000 triliun. Dan saya percaya dan saya yakin 3–4 tahun lagi kekayaan ini akan naik saudara-saudara sekalian," kata Prabowo.

Swasembada Delapan Komoditas dan Digitalisasi Sekolah

Di sektor pangan, Prabowo menyebut pemerintah telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan dalam kurun waktu satu tahun. Dia menyebut capaian itu sebagai salah satu hasil paling menonjol.

"Saya sudah pelajari angka-angkanya. Ini salah satu apa pencapaian kita yang menonjol, menonjol. Kita sudah swasembada 8 komoditas pangan dalam satu tahun," ujarnya.

Prabowo juga menyampaikan capaian digitalisasi pendidikan. Sebanyak 228 layar pintar digital telah dikirim ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

"Kita sudah mengirim 228 layar pintar digital untuk semua sekolah Indonesia. Dan tahun ini kita akan tambah, tambah mungkin mendekati 300.000 lagi," kata Prabowo.

Fasilitas tersebut nantinya tidak hanya diberikan kepada sekolah umum, tetapi juga pesantren. Setiap sekolah ditargetkan memiliki empat ruang kelas yang dilengkapi layar digital.

"Tiap sekolah Indonesia termasuk di pesantren-pesantren akan memiliki empat ruang kelas dengan layar digital sehingga anak-anak kita akan punya akses terhadap ilmu pengetahuan dari seluruh dunia bisa diakses oleh setiap sekolah di seluruh tanah air kita," ujar Prabowo.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index